by

PASI NTB Gelar Pelatihan Tenaga Teknis Atletik Tingkat Dasar Nasional

MATARAM – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB menggelar pelatihan tenaga teknis atletik tingkat dasar nasional di Mataram. Pelatihan berlangsung empat hari, 17-20 Juli 2026, diikuti 50 peserta yang merupakan utusan dari PASI Kabupaten/Kota se NTB.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Wisma Nusantara Mataram itu menghadirkan dua orang instruktur/narasumber dari Jawa Barat, Sardjito dan Jawa Timur, Dwitojo. Keduanya adalah pemateri yang ditugaskan langsung oleh PB PASI.

Sekretaris PASI NTB, Hari Gunawan, mengatakan pelatihan ini penting dilakukan, karena ke depannya tenaga teknis untuk cabang olahraga atletik ini sangat dibutuhkan dalam setiap kejuaraan. Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan pertandingan atletik tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet, pelatih dan penyelenggara. Tetapi juga oleh profesionalisme wasit dan juri.

“Seorang wasit dan juri harus memiliki kompetensi yang memadai dalam memahami peraturan perlombaan dan lainnya,” jelas Hari Gunawan soal tujuan dari pelatihan tersebut.

Begitu pun dalam pelatihan ini, Pengprov mengundang utusan PASI Kabupaten/Kota untuk mengikuti pelatihan. Karena ke depannya jumlah kejuaraan atletik di tingkat Kabupaten/Kota akan semakin meningkat, termasuk di Provinsi dan tingkat Nasional.

“Semua itu menuntut tersedianya tenaga wasit dan juri yang memiliki lisensi serta kompetensi yang standar. Inilah perlunya PASI NTB melaksanakan pelatihan guna memberikan pengetahuan teoritis, keterampilan teknis serta pengalaman praktik lapangan agar nantinya mampu menjalankan tugas sebagai wasit dan juri pada kejuaraan tingkat dasar sesuai standar World Athletics,” papar Hari Gunawan.

Ditambahkan bahwa peserta yang teregistrasi mengikuti pelatihan 70an orang, namun yang hadir mengikuti pelatihan sejumlah 50 peserta. Masing-masing Sumbawa 2 orang, Loteng (2), Lotim (4), Bima (5), Kota Bima (3), Lobar (1), Kota Mataram (1), Dompu (1), Lombok Utara (2) dan Provinsi 12 orang.

Baca Juga :  Momen Megawati suapi kue ke Meri Hoegeng yang rayakan HUT Ke-100

Materi pelatihan yang berlangsung empat hari ini adalah materi dalam ruangan dan materi lapangan. Untuk materi lapangan dikondisikan dengan permintaan dari para instruktur.

“Kita harapkan para peserta pelatihan bisa mengikuti kegiatan ini secara on time karena materi ini sangat penting,” harapnya.

Dalam pelatihan ini narasumber akan memberikan berbagai materi, diantaranya filosofi perlombaan atletik dan perwasitan, struktur petugas teknis lomba, peraturan lomba secara umum dan lain-lain sampai ke praktik lapangan seperti pengukuran dan ujian tertulis. PUR

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *