by

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran

Mataram, – Upaya mendorong transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan terus diperkuat melalui sinergi antara Dinas Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan PT Bank NTB Syariah. Kolaborasi tersebut diarahkan pada digitalisasi layanan pembayaran jasa pelabuhan perikanan, khususnya untuk aktivitas bongkar muat ikan.

Digitalisasi layanan pembayaran ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pelabuhan perikanan yang lebih modern, mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Melalui pemanfaatan layanan perbankan, proses pembayaran jasa kepelabuhanan diharapkan dapat dilakukan secara lebih praktis sekaligus memudahkan proses pencatatan dan monitoring transaksi.

Kepala Dinas Perikanan Provinsi NTB, Muslim, ST., M.Si., menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan di sektor perikanan.

“Digitalisasi layanan pembayaran jasa pelabuhan perikanan merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan dan akuntabel kepada masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku usaha perikanan. Kami berharap sinergi dengan Bank NTB Syariah ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem layanan pelabuhan perikanan yang semakin modern dan terintegrasi,” ujar Muslim._

Menurutnya, digitalisasi juga diharapkan dapat memberikan kepastian dalam proses pembayaran sekaligus memperkuat sistem administrasi dan pengawasan penerimaan jasa pelabuhan.

“Dengan sistem pembayaran yang terdigitalisasi, setiap transaksi dapat tercatat dengan lebih baik sehingga memudahkan monitoring dan evaluasi. Ke depan, kami ingin agar digitalisasi ini tidak berhenti pada pembayaran saja, tetapi dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai kebutuhan layanan dalam ekosistem perikanan,” tambahnya._

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, mengatakan bahwa Bank NTB Syariah siap mendukung transformasi digital yang dilakukan pemerintah daerah, khususnya dalam menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  KONI NTB Ajak Atlet PON XXI Outbound di Senggigi

_“Bank NTB Syariah memiliki komitmen untuk terus mendukung digitalisasi layanan pemerintah daerah. Kami melihat sektor perikanan memiliki potensi ekonomi yang besar, sehingga diperlukan ekosistem transaksi yang efisien dan terintegrasi. Digitalisasi pembayaran jasa pelabuhan perikanan ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana layanan perbankan dapat memberikan manfaat langsung kepada pemerintah maupun masyarakat,” ungkap Ferry._

Ferry menambahkan, sinergi tersebut tidak hanya berorientasi pada kemudahan transaksi, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan transparansi.

_“Kami ingin memastikan bahwa digitalisasi memberikan nilai tambah, bukan hanya dari sisi kecepatan dan kemudahan pembayaran, tetapi juga dari aspek transparansi, akuntabilitas, monitoring dan pengelolaan risiko. Karena itu, Bank NTB Syariah siap bersinergi dengan Dinas Perikanan NTB untuk membangun sistem yang sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan,”_ jelasnya.

Digitalisasi pembayaran jasa pelabuhan perikanan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi berbagai pihak dalam ekosistem perikanan, mulai dari nelayan, pemilik kapal, pedagang ikan, pelaku usaha, pengelola pelabuhan hingga pemerintah daerah.

Dengan transaksi yang terdokumentasi secara digital, proses administrasi dapat dilakukan secara lebih efisien dan data transaksi dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari monitoring serta pengambilan keputusan.

Sinergi Dinas Perikanan Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dan inklusi keuangan di sektor kelautan dan perikanan. Kehadiran layanan pembayaran digital diharapkan dapat mendorong masyarakat perikanan untuk semakin familiar dengan transaksi non-tunai serta memanfaatkan layanan keuangan formal.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan menuju ekosistem layanan perikanan yang semakin terintegrasi, sehingga digitalisasi tidak hanya menghadirkan kemudahan pembayaran, tetapi juga mampu mendukung peningkatan efisiensi, transparansi, dan produktivitas sektor kelautan dan perikanan di Provinsi NTB.

Baca Juga :  DPR: 24 calon Dubes LBBP telah penuhi syarat uji kelayakan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *