JEPANG BANTU PONPES AL-AZIZIAH BANGUNAN POSKESTREN

Lombokboss.com,- Pemerintah Jepang melalui Program Grassroots Kedubes Jepang di Jakarta bekerja sama dengan LSM Pusat Studi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM) Mataram memberikan hibah Bangunan Poskestren beserta sarana pendukungnya kepada Ponpes Al-Aziziyah Kapek Gunungsari Kab. Lombok Barat.

Serah terima dan peresmian proyek dilaksanakan pada Kamis 20 Januari 2022, dihadiri oleh Sekretaris Kedua Kedubes Jepang, Kimura Yusuke ; Sekda Lobar, DR. H. Baehaqi dan Direktur PSPSDM, Nur Akhmad Yani, dihadiri oleh dinas terkait tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

Drs. H. Munawir Musthofa, SH, MH dalam sambutannya mewakili Yayasan Al-Aziziyah mengucapkan  terimakasih atas hibah yang diberikan oleh Pemerintah Jepang yang  difasilitasi oleh PSPSDM. Kimura Yusuke mengharapkan agar bangunan Poskestren dan Alkes yang ada dapat meningkatkan layanan kesehatan, dan dapat diperlihara serta dimanfaatkan sebaik baiknya. Sekda Lobar menyatakan bahwa keberadaan Poskestren sangat penting untuk meningkatkan akses dan layanan kesehatan kepada santri dan masyarakat sekitar.  Pemkab Lobar mengupayakan akan membantu proses perijinan perubahan status Poskestren menjadi Klinik Kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan cakupan layanan kesehatan.

Foto Bersama Pimpinan Ponpes Al-Aziziyah TGH. Fathul Azis Musthofa, Kedubes Jepang Kimura Yuzuke, Sekda Lobar H.Baehaqi, Direktur PSPSDM Nur Akhmad Yani dan para undangan.

Direktur PSPSDM dalam sambutannya menyampaikan,

Ada 3 kriteria penilaian pemilihan kandidat lokasi suatu proyek untuk keberlanjutan yang menjadi  dasar / accuan PSPSDM :

  1. Identifikasi Sosial saat need assessment.

Kelompak sasaran kandidat penerima manfaat proyek harus benar-benar memiliki keinginan untuk berubah dari dalam diri mereka sendiri (faktor instrintik). Sentuhan pemberdayaan dari lembaga pendamping selama periode proyek diharapkan dapat merubah mind set dan perilaku mereka, yang akan menentukan keberlanjutan proyek.

  1. Penguatan Kapasitas Kelembagaan

Kualitas Kapasitas Kelembagaan sangat menentukan keberlanjutan proyek.  Kegiatan pelatihan dan pemberdayaan oleh pendamping sangat mempengaruhi Penguatan Kapasitas Kelembagaan tersebut.

  1. Kualitas Pendamping.
Baca Juga :  Peserta Awardee Gelar Kuliah Umum, Wagub NTB Paparkan Penanganan Covid-19

Faktor kualitas pendampingan sangat menentukan keberhasilan dan kebelanjutan proyek.  Berhasil tidaknya program sangat ditentukan oleh kualitas pendamping.

Hibah Pembangunan Poskestren dari Program Grassroots Pemerintah Jepang diharapkan dapat meningkatkan persahabatan antara rakyat Jepang dengan rakyat Indonesia.

Bangunan Poskestren Al-Aziziyah (Al-Aziziyah Medical Centre)

Poskestren Al-Aziziyah (Al-Aziziyah Medical Centre) saat memiliki 14 orang tenaga medis, kesehatan dan adminisrasi, serta telah memberikan layananan kesehatan kepada 3.555 santri dan layanan vaksin Covid-19 kepada 3.800 orang (santri, tenaga pendidik, administrasi, dan masyarakat).(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *