by

ITDC Berkomitmen Kembangkan UMKM Lokal

Mandalika ,Lombok Tengah. Dua komunitas perempuan di Lombok Tengah diterima untuk berdialog dengan persero In- Journey Tourism Development Coorporation disingkat ITDC , di Kompleks Perkantoran ITDC di Kuta Mandalika Lombok tengah . Perseroan ITDC yang baru saja berubah menjadi Pesero ini sedang berusaha memberdayakan UMKM Lokal, kemarin hari Rabu tanggal 24 Juni 2026. Kunjungan 2 Komunitas perempuan diterima oleh Publik Relation ITDC bersama dengan Timnya dalam Suasana penuh keakraban dan kehangatan Menghasilkan Komitmen yang akan ditindaklanjuti oleh Masing masing pihak.

Komunitas Perempuan yang tergabung dalam “Perempuan Bekesah” dan ” M-Creatif” Desa Bunut Baok Lombok Tengah diwakili oleh 6 orang dan pihak ITDC diwakili oleh 2 orang.
Dialog yang berlangsung dalam suasana akrab dan semangat, kadang juga diselingi guyonan-guyonan menambah suasana menjadi lebih santai. Masing masing pihak menyampaikan ide dan gagasan nya dalam konteks mendukung pengembangan Pariwisata di Kuta Mandalika. Pertemuan ini sebagai langkah awal yang akan ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak dalam bentuk program kerjasama atau dalam bentuk kemitraan yang lebih serius.
Perempuan Bekesah dan M-Creatif adalah kelompok diskusi perempuan yang berdiri sejak 5 tahun yang lalu, bertujuan untuk menyelesaikan persoalan di internal kelompok mereka dengan mengedepankan solidaritas dan kekompakan dalam menuju kesejahteraan bersama anggotanya. Mereka merupakan pemerhati persoalan perempuan yang ada di desanya. Banyak perempuan mengalami “kekerasan dan ketidak Adilan ” dalam Rumah Tangganya maupun diluar Rumah Tangganya . Kriterianya anggota kelompoknya , mereka adalah penyintas yang memiliki tujuan ingin keluar dari situasinya dengan membangun diri dan kelompoknya di bidang ekonomi, sosial, budaya dan  lingkungan. Prioritas mereka saat ini lebih kepada mengatasi persoalan ekonomi yang berkaitan dengan penanganan lingkungan. Terutama mengatasi “sampah” plastik (kresek) melalui recycle diubah menjadi produk tas (goodie bag), tas belanja, dompet dan lainya
Hal ini disampaikan Ketua Kelompoknya -nya, Siti Qomariyah.
Pulau Lombok menghasilkan lebih dari 800 ton sampah per hari, 50% diantaranya adalah sampah plastik (kresek) yang sulit terurai. Di kawasan KEK Mandalika, konsumsi kantong plastik kresek dari pedagang, hotel, dan penginapan sangat tinggi. Data DLHK NTB thn 2025 mencatat sampah plastik di Pantai Kuta & Seger 35.6% pasca even internasional Moto GP. Meskipun desa kami bukan termasuk 6 desa penyangga utama Mandalika karena berjarak sekitar 12 km di KEK, namun secara ekologis dan sosial desa ini terdampak langsung oleh aktivitas KEK Mandalika. Karena itu kami berinisiatif mengembangkan produk tas belanja dari bahan sampah plastik ini menjadi bernilai ekonomi dan fungsional. Selanjutnya nanti akan mendukung program ITDC mewujudkan Mandalika yang bersih, inklusif dan memberdayakan komunitas lokal. Ungkap Komariah,
Hal senada juga disampaikan Wiwid panggilan akrab dari Public Relation pihak ITDC dalam dialog tersebut. Hal menarik dan akan kami tindak lanjuti ide dan usaha kawan-kawan perempuan Bekesah ini dan tentu saja ketika akan menjadi mitra kami nanti ada syarat-syarat bagi UMKM.
Bazar Mandalika sudah dibangun seluas 5,2 Ha. Yang peruntukannya saat ini untuk mengakomodir UMKM lokal di bidang Kuliner, Craft, dan Ecotourism,ungkap Wito sebagai manager pengelola Bazaar Mandalika .
Kelompok usaha yang sudah dan akan kami bina dan dampingi, baik di sisi produksi, keterampilan, maupun kualitas produk dan pemasaran akan kami beri ruang di Bazar Mandalika agar masuk di stand kreatif kami, ungkapnya dalam.kapasitas sebagai pengelola Bazar Mandalika.
Di tempat yang sama ditambahkan Wiwid , Ini adalah pertemuan awal kita, Kita akan bertemu lagi untuk lebih mengkonkritkan rencana kerja sama kita.Salah satu Anggota Perempuan Bekerja bernama Mutiara (lebih akrab dipanggil Aya ) bertanya: Apa saja yang sudah dilakukan pihak ITDC dan bagaimana perkembangannya setelah ITDC menjalin “Mitra Strategis” dengan UMKM lokal yang ada di Lombok Tengah maupun NTB secara umum. Seperti kita ketahui di NTB ini kan memfokuskan pembangunannya di sektor pariwisata yang tentu saja banyak melibatkan perempuan. Tentu akan ada dampak positif & negatifnya dan tentu saja akan berpengaruh terhadap perkembangan pariwisata dan tujuan serta visi ITDC.Pihak ITDC melalui “Wiwid” menjawab:Untuk perempuan atau UMKM yang bisa terlibat terutama di Bazar Mandalika, seluas 5,2 Ha yang dibangun di sana untuk kepentingan UMKM. Ada stand untuk kuliner, craft, dan ecotourism. Ada Purnama Shop sebagai mitra ITDC di bidang produk tas, tapi produk ini juga menarik karena berbasis pelestarian lingkungan. Di Bazar inilah pelaku-pelaku UMKM yang sebagian besar perempuan diberdayakan. Ada tim TJSL yang membidanginya. Demikian ungkap Wiwid mengakhirinya. Selanjutnya 2 Kelompok Perempuan ini diperkenankan mengunjungi lokasi Bukit 360 untuk mengafirmasi dan mendapatkan gambaran bagaimana ITDC memiliki kemitraan pendukung dan support sistem  bersama pihak Perbankan dan juga BUMN lainnya.

Baca Juga :  Ringkasan APBD Yang Diklasifikasikan Menurut Urusan Pemerintahan Daerah Dan Organisasi Tahun Anggaran 2025

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *